Sudah lima Orang Ambil Formulir PDIP Banjarnegara
BANJARNEGARA –
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) laris manis dalam
penjaringan calon bupati dan wakil bupati yang akan bersaing dalam
Pilakda 2017 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, orang pertama dan kedua
Banjarnegara saat ini, Bupati Sutedjo Slamet Utomo dan Wakil BUpati
Hadi Supeno, memilih bertarung dulu di dalam penjaringan partai
berlambang banteng moncong putih ini.Menurut data yang dihimpun
Radarmas, sejak dibuka 24 Februari lalu,
sudah ada lima formulir yang diambil.
Tiga mengambil formulir bakal
calon kepala daerah dan dua mengambil sebagai calon wakil
bupati.Sekteraris DPC PDI perjuangan Banjarnegara, Nuryanto menjelaskan
tiga orang yang telah mengambil formulir bakal calon kepala daerah yakni
Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, Wakil Bupati Banjarnegara,
Hadi Supeno,dan pengusaha Budhi Sarwono. Sedangkan pada hari Sabtu
(27/2) terdapat dua bakal calon yang mendaftar sebagai bakal calon wakil
bupati. Keduanya yaitu Budhi Sukarso, mantan Ketua Komisi A DPRD
Kabupaten Banjarnegara periode 2009 – 2014 dan Hadi Santosa asal
Batur.
Sementara itu, DPC PKB Banjarnegara diminta segera membuka
pendaftaran bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Dengan
pembukaan yang lebih awal, maka akan memilikilebih banyak waktu untuk
persiapan. Hal itu disampaikan anggota DPR RI dari PKB, Taufiq R
Abdullah.Menurut Abdullah, dalam penjaringan diutamakan, calon bupati
atau wakil bupati adalah kader internal. Namun jika ada yang lebihbaik,
calon yang diusung bisa non kader. Asalkan warga Nahdliyin dan bisa
membawa visi dan misi NU dan PKB.“Saya dalam kapasitas memberikan saran
dan pertimbangan.
Soal kapan partai membuka pendaftaran yang paling
paham teman-teman daerah. Sekarang sudah waktunya atau belum,” kata
dia.Dikatakannya, selama ini calon yang diusung PKB masih kalah. “Kali
ini harus menang,” tandasnya.Ketua DPC PKB Banjarnegara, Arif Budi
Waluyo mengatakan, pihaknya tengah menjalin penjajakan dengan sejumlah
partai. Penjajakan dilakukan mengingat semua partai harus berkoalisi.
Mengingat tidak ada partai yang bisa mengusung sendiri calon kepala
daerah dan wakil kepala daerah.
No comments:
Post a Comment