Tuesday, March 1, 2016

PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA DIENG BANJARNEGARA

Wisata Banjarnegara Didesak Ganjar untuk Dibenahi

         Banjarnegara, Harian Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH MIP meminta Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menata Objek Wisata Telaga Merdada di Desa Karang Tengah, Banjarnegara, untuk mengoptimalkan kepariwisataan setempat.“Kondisi Telaga Merdada saat ini perlu ditata agar potensi pariwisatanya dapat tergarap optimal,” katanya saat meninjau Objek Wisata Telaga Merdada di Kabupaten Banjarnegara, Kamis (18/2/2016).Orang nomor satu se Jawa Tengah tersebut menjelaskan bahwa penataan Objek Wisata Telaga Merdada yang saat inidalam kondisi kurang terawat itu, bisa dilakukan dengan melibatkan semua pihak terkait, termasuk masyarakat setempat.
        Dijelaskan dia, di sekitar Telaga Merdada dapat ditanami beberapa jenis tumbuhan, seperti akasia, kopi, bambu, dan umbi-umbian, sedangkan di lerengnya ditanami timbuhan keras sebagai upaya konservasi.“Saya sudah minta Dinas Kehutanan Jateng untuk menanami tumbuhan di sekitar Telaga Merdada pada awal Maret 2016, mumpung ini masih musim hujan,” ujarnya.Ganjar juga mengaku sudah mengoordinasikan rencana penataan Objek Wisata Telaga Merdada dengan kepala daerah setempat, 
        Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jateng, dan Dinas Kehutanan.Telaga Merdada merupakan danau terluas di kawasan Dataran Tinggi Dieng itu, memiliki keunikan berupa tidak ada sumberair dan seluruh air yang menggenangi telaga berasal dari hujan.Luas Telaga Merdada mencapai 25 hektaredan dikelilingi oleh dua bukit, yaitu Bukit Pangonan serta Bukit Semurup.     
       Sehari-hari, air yang ada Telaga Merdada digunakan para petani kentang dan kubis untuk mengairi areal sawahnya masing-masing.Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng, potensi objek wisata di 35 kabupaten/kota saat ini, tercatat 417 lokasi yang terdiri atas 132 lokasi wisata alam, 88 lokasi wisata budaya, 105 lokasi wisata buatan, 21 lokasi wisata minat khusus, dan wisata lain-lain 71 lokasi. (Red-HS99/Ant).
sumber: https://hariansemarang.com

No comments:

Post a Comment