BANJARNEGARA, SATELITPOST-Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo dan Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno pecah kongsi. Keduanya mendaftar sebagai bakal calon BupatiBanjarnegara untuk Pilkada Banjarnegara 2017.Sutedjo atau yang akrab disapa Kang Tedjo mengambil berkas pendaftaran sebagai bakal calon Bupati Banjarnegara di Sekretariat DPC PDIPerjuangan Banjarnegara, Jumat (26/2). Sementara Hadi Supeno yang juga sering disapa Kang Peno terlebih dahulu mengambil berkas pendaftaran bakal calon Bupati Banjarnegara di PDIP pada Rabu (24/2).Sutedjo yang datang bersama istri sekitar pukul 10.30 WIB ini diterima langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Banjarnegara Nuryanto."Yang bersangkutan datang sendiri bersama istri untuk mengambil formulir balon bupati, kalau duakandidat lain kemarin yang datang utusannya," kata Nuryanto.Menurutnya, sejak penjaringan dibuka 24 Februari lalu, sudah ada tiga orang mengambil formulir bakal calon bupati.
Ketiganya mendaftar sebagai bakal calon Bupati Banjarnegara.
Ketiga kandidat tersebut adalah Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno,
pengusaha konstruksi Budhi Sarwono (Wing Cin), dan Bupati Banjarnegara
Sutedjo Slamet Utomo.Penjaringan bakal calon dari PDI Perjuangan ini
akan berlangsung hingga 2 Maret mendatang. Sedangkan pengembalian berkas
formulir akan dimulai pada 3 hingga 11 Maret mendatang.Bupati
Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo mengatakan jika dirinya sengaja
mengambil sendiri formulir bakal calon bupati. Hal itu menurutnya,
merupakan bukti keseriusan dirinya yang siap untuk melanjutkan program
membangun Banjarnegara lima tahun ke depan."Saya hari ini mendaftar di
PDI Perjuangan, soal wakil nanti ada saatnya, yang penting saat ini
dulu," ujarnya.Usai pengambilan formulir pendaftaran, dia
mulaimempersiapkan beberapa tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan
rekomendasi. Tak hanya itu, jalinan komunikasi dengan partai lain juga
dilakukan. Sebab, PDI Perjuangan tidak bisa mengusung pasangan calon
sendiri tanpa adanya koalisi.Sekadar diketahui, di Banyumas Raya
fenomena bupati-wakil bupati pecah kongsi bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, pada Pilkada Banyumas 2013, Bupati Banyumas saat itu Mardjoko maju sebagai calonbupatidan Wakil Bupati Banyumas saat itu Achmad Husein juga ikut dalam kontestasi pilkadasebagai calon bupati.Sementara di Pilkada Purbalingga tahun lalu, memang tak ada pertarungan antara bupati dan wakil bupati. Sebab, belakangan hanya Wakil Bupati Purbalingga saat itu, Tasdi, yang maju di Pilkada. Sukento Rido Marhaendrianto yang saat itu jadi bupati gagal majudi Pilkada 2015. Hanyasaja, Sukento berada dibelakangtim Sugeng-Sutjipto yang jadi lawan Tasdi-Tiwi.

No comments:
Post a Comment